Informasi Prosedur Perizinan Usaha Perikanan Tangkap di Indonesia

October 28, 2016Bisnis Standard

Indonesia sejak lama dikenal sebagai Negara Maritim dimana luas kawasan laut lebih besar dibandingkan daratan. Fakta itulah yang menjadikan Indonesia sebagai Negara tujuan investor perikanan baik dari dalam negeri hingga luar negeri. Melimpahnya kekayaan biota laut Indonesia seringkali membuat nelayan illegal dari negara lain mencuri ikan di kawasan perbatasan yang membuat Indonesia kehilangan potensi hasil laut senilai trilliunan rupiah setiap tahunnya.

Ada prosedur perizinan usaha perikanan yang harus dipenuhi bagi badan usaha/ perusahaan yang ingin melakukan kegiatan usaha dalam bidang perikanan tangkap. Jadi tidak bisa asal menangkap ikan di kawasan laut Indonesia tanpa adanya izin dari lembaga terkait. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin tahu prosedur perizinan usaha perikanan, simak penjelasan selengkapnya dibawah ini.

Bagaimana Prosedur Perizinan Usaha Perikanan Tangkap?

Deskripsi umum dari perizinan usaha perikanan tangkap yaitu sebuah layanan yang disediakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bagi kepada masyarakat baik secara perorangan, UKM atau perusahaan swata Nasional yang ingin melakukan kegiatan usaha penangkapan ikan di kawasan laut Indonesia dimana terdiri dari izin usaha Perikanan, izin penangkapan ikan dan izin pengoperasian kapal pengangkut ikan.

Prosedur Perizinan usaha penangkapan ikan telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 30 Tahun 2012 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 26 Tahun 2013.

Syarat yang harus dipersiapkan jika ingin mendapatkan Surat Izin Usaha Penangkapan (SIUP) meliputi penjelasan tertulis mengenai rencana usaha perikanan, menyiapkan fotokopi dokumen yang terdiri dari NPWP, KTP, Akta Pendirian Perusahaan, keterangan berdomisili dan materai.

Sedangkan persyaratan yang wajib dipersiapkan untuk mendapatkan Izin Kapal Pengangkut Ikan terdiri atas fotokopi SIUP, data lengkap mengenai kapal, fotokopi gross kapal penangkap ikan dan materai untuk membuat pernyataan bahwa siap bertanggungjawab terhadap segala aspek yang terkait dengan kegiatan perikanan baik yang berhubungan dengan awak kapal hingga lingkungan.

Demikianlah penjelasan penjelasan singkat mengenai perizinan usaha perikanan tangkap. Untuk mengembangkan potensi perikanan di Indonesia hendaknya BKPM melakukan inovasi supaya bisa menarik minat investor menanamkan modalnya dalam bidang perikanan. Semoga informasi yang telah diterangkan bermanfaat dan menambah wawasan setiap pembaca, terima kasih.

Leave a Reply