pencuci piring

4 Bahan Alami yang Digunakan Sebagai Pencuci Piring

March 20, 2018Kebersihan Standard

Perkembangan zaman nyatanya turut memicu inovasi baru dalam berbagai bidang. Salah satunya
adalah sabun pencuci piring yang kerap digunakan untuk membersihkan peralatan memasak dan makan.
Ada begitu banyak merek sabun pencuci piring yang beredar di pasaran, mulai dari harga murah
sampai harga mahal. Dari komposisi bahan jeruk nipis ataupun lemon sampai berwangi tertentu.
Semuanya bisa Anda pilih sebagai sabun cucian piring yang mampu membersihkan sisa kotoran dan
noda membandel.
Pemilihan jeruk nipis dan lemon pada produk serupa bukan tanpa alasan. Pasalnya kedua bahan
tersebut mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C diketahui efektif membasmi kuman dari
sisa makanan serta bakteri karena sifatnya yang anti bakteri. Kedua bahan inipun menawarkan

aroma yang segar pada peralatan memasak dan makan Anda. Sehingga sangat tepat dipilih pula
oleh produk sabun cuci piring, seperti Sunlight yang selalu memperhatikan kepuasan konsumen.
Mudahnya mendapatkan sabun cuci piring pastinya membuat Anda tak pernah terpikir membuat
sabun cuci piring sendiri di rumah. Tapi tak ada salahnya sesekali mencoba membuat produk
pembersih sendiri, selain alami pastinya aman pula untuk kesehatan tubuh. Anda bisa memanfaatkan
beberapa bahan alami di sektiar kita, seperti:
1. Daun kemangi
Sering menolak daun kemangi atau benar-benar ogah menyentuh daun kemangi? Jangan
underestimate dulu, sebab daun kemangi bisa Anda manfaatkan untuk membuat sabun pencuci
piring. Daun kemangi bisa menghilangkan bau tidak sedap yang masih tertinggal pada piring
ataupun peralatan memasak lainnya. Tambahkan daun kemangi dalam campuran sabun cuci
piring serta texapon, Anda akan terpukau dengan hasilnya yang lebih kinclong dan bersih.
2. Belimbing wuluh
Bila produk di pasaran memakai jeruk nipis dan lemon, Anda bisa menggunakan belimbing wuluh.
Kandungan asamnya yang tinggi dapat membantu membersihkan plak atau kerak yang
membandel. Sebaiknya pilih belimbing wuluh yang masih muda untuk membersihkan kotoran
pada peralatan makan ataupun memasak. Belimbing wuluh pun akan mengurangi bau amis dari
sisa kotoran ataupun makanan yang menempel pada peralatan memasak dan makan.
3. Abu gosok
Orang zaman dahulu selalu memanfaatkan sekam dari sisa pembakaran untuk mencuci peralatan
memasak dan makan mereka. Sisa sekam atau yang lebih dikenal dengan abu gosok
mengandung kalium yang efektif bekerja layaknya sabun cucian piring. Kandungan kalium pada
abu gosok akan bersifat basa saat bereaksi dengan air. Abu gosok inilah yang dapat Anda
gunakan untuk mengangkat sisa lemak maupun kotoran yang sulit bersih dengan cairan
pembersih biasa.
4. Garam dapur
Siapa bilang garam dapur hanya mampu menambah citarasa makanan? Garam bisa pula Anda
gunakan untuk mengembalikan kilap pada peralatan memasak maupun makan. Bahan-bahan
yang terbuat dari logam akan kembali kilap dengan gosokan garam dapur. Anda bisa
menambahkan sedikit garam pada sabun cuci piring saat mencuci. Dengan begini, semua
peralatan memasak dan makan Anda akan selalu terlihat baru dan bersih.

Bahan-bahan alami diatas seringkali luput dari perhatian kita. Sebagian besar orang pasti tak
menyadari manfaatnya untuk membersihkan peralatan dapur. Anda bisa mencobanya dan
membuktikan sendiri kinerja bahan-bahan alami tersebut. Tak melulu membeli sabun pencuci piring,
Anda pun kini bisa bereksperimen di rumah. Sembari belajar berhemat, Anda pun bisa menjamin
keamanan bahan-bahan yang digunakan. Cucian piring tak lagi menumpuk, Anda pastinya akan
bahagia.

Leave a Reply